Handphone Murah Tahan Air, Cuma 200Ribuan

Handphone Murah Tahan Air, Cuma 200Ribuan Vendor asal Tiongkok, Asiafone, yang selalu menghadirkan produk handphone dengan harga murah kini kembali menghadirkan gebrakannya di tanah air. Seolah membaca pasar...

Mengenal Gerhana Matahari

Mengenal Gerhana Matahari Sebagian besar dari kita mengenal dua jenis gerhana, yakni gerhana bulan dan gerhana matahari. Dikutip dari Liputan 6.com ,Jika gerhana bulan terjadi ketika piringan bulan...

Manor Racing Team Punya Mobil Bagus untuk Rio Harianto

Manor Racing Team Punya Mobil Bagus untuk Rio Harianto Rio Haryanto mengukir sejarah. Pria 23 tahun ini telah bergabung dengan tim Manor Racing F1 dan menjadi pembalap Indonesia...

Mercusuar Pridrangar yang Berada di Atas Batu Laut

Mercusuar Pridrangar yang Berada di Atas Batu Laut Apakah Anda ingin menjadi seorang penjaga mercusuar di mercusuar ini? Mercusuar Þrídrangar terletak 10km sebelah barat dari Kepulauan Westman dan...

Ada Raksasa Tidur di Galaksi Elips NGC 4889

Ada Raksasa Tidur di Galaksi Elips NGC 4889 Penampakannya yang tenang dari NGC 4889 ini sesungguhnya menipu. Galaksi elips, yang terlihat dalam gambar terbaru dari Hubble Space Telescope...

Spesies Seranga Paling Serem di Dunia

Spesies Seranga Paling Serem di Dunia Serangga adalah jenis hewan beruas dengan tingkat adaptasi yang sangat tinggi. Umumnya ukuran serangga relatif kecil yang diperkirakan pertama kali sukses berkolonisasi...

Inilah Alasan Kucing Menoleh saat Dipanggil "PUS"


Kucing adalah salah satu hewan yang boleh dibiliang dekat dengan manusia. Di rumah, di warung, di jalan, mereka kerap ditemui. Keberadaannya yang seringkali dianggap merecoki dengan suara mengeongnya membuat sebagian orang merasa risih.

Panggilan yang kerap digunakan kepada hewan bernama ilmiah Felis catus ini adalah 'pus'. Secara refleks, kucing akan menoleh dan bersedia mendekat. Mengapa bisa demikian? Berikut ini adalah penjelasannya dari Sains Bro pada Selasa (1/3).

Ini disebabkan oleh kebiasaan. Dalam penelitian Ivan Petrovich Pavlov yang dikenal dengan nama Pavlov's Dog diistilahkan dengan 'pengondisian klasik' (classical conditioning). Fisiolog dan dokter asal Rusia yang hidup pada 1849–1936 ini pernah melakukan riset mengenai produksi air liur anjing. Dalam prosesnya, Pavlov membunyikan lonceng setiap kali ingin memberi makan anjing. Anjing tersebut merespon dengan mendekat pada Pavlov dan mengeluarkan air liur ketika disodorkan makanan. Pada perjalanannya, anjing tersebut tetap mendekat dan mengeluarkan air liur ketika mendengar bunyi lonceng meskipun tak lagi diberi makanan.

Tonton video berikut ini untuk lebih jelasnya.



Pages (26)1234567 Next

More

Whats Hot